Mendengarkan Ceritanya

Selasa, November 14, 2017


Subuh tadi, sepulang dari masjid Pak Su nonton kajian di youtube.
Tak lama kemudian, saya pun nimbrung.
Ikut mendengarkan.
Lalu seperti biasa, obrolan pun mengalir.
Tidak jauh-jauh dari curhat beliau terkait hijrah nya. Hijrah kami.
Eye contact sangat berperan ketika kita menjadi pendengar.
Agar pasangan mengetahui bahwa kita menyimak dan memperhatikannya.

Sesekali saya memberikan tanggapan singkat.
Ini hasil dari koreksi diri saya yang dulu-dulu.
Bahwa ketika suami curhat, yang dia butuhkan adalah kita mendengarkan, dengan sepenuh hati dan perhatian.
Bukannya malah jadi orang sotoy (sok tau) atau malah menimpali dengan cerita yang lebih waow.
No.
That's a Big No.
Dengarkan. Sabar. Tanggapi sesekali.
Walaupun mulut sudah gatel mau ngeciwis, tahan, sabar.
Ketika Pak Su lagi curhat, bukanlah waktu yang tepat untuk ngeciwis.
Fokus lah memberikan perhatian dan menyimak apa yang suami ceritakan.
Jangan pula sambil nyapu atau cuci piring.
Hadirkan diri sepenuhnya untuk dia yang kau cintai.
#harike13 #gamelevel1 #tantangan10hari
#kuliahbunsayiip #komunikasiproduktif

You Might Also Like

0 komentar