1. Saat memasuki rumah, ucapkan salam dan cium mereka. Hal ini dapat membantu mereka untuk mengembangkan empati dan kasih sayang.
2. Berbuat baiklah kepada tetangga dan jangan menggosipkan tetangga. Jangan berbicara kasar kepada pengendara dijalan meski kesal. Anak-anak mendengar semua yang kita ucapkan, meresapi dan kemungkinan besar meniru.
3. Saat menghubungi orang tua, ajak si kecil untuk berbicara pada kakek-neneknya. Dan saat mengunjungi orang tua, bawa anak-anak bersama. Semakin sering mereka melihat kita merawat dan menghormati orang tua kita, mereka akan belajar bagaimana merawat orang tuanya kelak.
4. Saat mengantarkan anak sekolah, jangan nyalakan radio dimobil atau diam saja selama perjalanan dimotor. Ceritakan kemereka apa saja tentang orang tuanya, hal ini akan memancing anak-anak untuk selalu terbuka menceritakan tentang dirinya.
5. Bacakan kemereka hadist-hadist singkat setiap hari, mulai dari satu hadist. Hal ini akan masuk dalam memori mereka dan akan mudah mereka ingat.
6. Jangan malas mandi, bebersih diri dan menggunakan pakaian yang baik meski dirumah. Mereka harus belajar kebersihan dan kerapihan dirumah.
7. Jangan mudah menyalahkan / judging setiap komentar,kata-kata atau perbuatan anak kita. Coba gali lebih dalam alasannya, hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka.
8. Minta izinlah kepada mereka jika ingin memasuki kamar mereka, dan masuk hanya ketika diizinkan secara verbal oleh si anak. Mereka akan belajar hal yang sama ketika mereka memasuki kamar kita atau rumah orang lain.
9. Minta maaflah kepada anak kita jika kita berbuat salah. Meminta maaf mengajarkan mereka untuk rendah hati dan sopan.
10. Jangan suka berkomentar sarkas atau menjadikan perasaan sedih/senang mereka sebagai lelucon meskipun kita tidak bermaksud seperti itu atau berkata "hanya bercanda" . Jangan pernah lakukan sama sekali.
11. Tunjukan kepada mereka kalau kita menghargai privasi mereka. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan nilai diri dan self esteem anak.
12. Jangan berharap mereka akan mendengar atau mengerti secara langsung saat kita nasehati. Jangan terlalu diambil hati karena Rasulullah mengajarkan kita untuk bersabar dan konsisten.
********
# muslimparenting
# translatedfrom Dr. Hesham Al-Awadiy
______
FP Luqman al Hakim Islamic Boarding & Fullday School
Kepadanya yang kalimat ini sering terucap
***
SEBENTAR YA
Malam itu dia bilang, "Ibuk, aku lapar".
"Sebentar ya, tunggu adek tidur bentarrr lagi".
Begitu katamu Bu, karena adik bayinya yang sedang menyusu sudah memejamkan matanya, sebentar lagi dia tertidur pulas.
Sebentar ya.
Dia menunggu sebentar, sampai tertidur dalam kondisi lapar.
***
Di malam yang lain dia bilang, "Ibuk, ayo main pancing-pancingan yuk".
"Sebentar ya, adek bentar lagi udah tidur".
Sebentar lagi katamu, Bu.
Karena lagi-lagi, si kakak memang waktu bermainnya jam tersebut, saat adiknya akan tidur.
"Adek masih nen ya?", katanya sambil melirik ke adik.
"Iya.. Sebentar yaaa Sayang".
Lalu dia bermain-main sendiri dan diam-diam keluar kamar mencari tante, akung atau utinya yang bisa menemaninya bermain.
***
AYO CEPETAN
Kepadanya yang kalimat ini sering terucap.
"Ayo cepetan keburu adek nangis nih", katamu memandikannya dengan tergesa.
Padahal biasanya mandi sambil bermain air.
Padahal biasanya mandi sambil bernyanyi.
Ayo cepat menjadi kalimat yang sering terucap.
***
"Ayo cepet makannya, adek udah nangis tuh", katamu tergesa lagi.
Dulu yang biasanya bisa lebih sabar menunggu.
Kini menjadi mudah menggerutu.
Kini serba terburu-buru.
***
KAN UDAH BISA SENDIRI
Kepadanya yang kalimat ini sering terucap.
"Ibuk gendong", katanya saat melihat adik bayi juga digendong.
Lalu kau bilang Bu, "Jalan sendiri yaa, kan udah bisa jalan".
Padahal si kakak yang batita ini sedang ingin diperhatikan, bisa jadi sedang insecure, karena dulu satu-satunya sedangkan sekarang jadi nomor dua.
***
Semua hal terasa seperti baru bagimu dan bagi anak pertama mu, Bu.
Dulu dia tidak perlu menunggu.
Dulu dia tidak perlu diburu-buru.
Dulu kita masih bisa bersabar.
Sekarang mudah sekali gusar.
Semua hal terasa baru bagi kita.
Bagi ibu dan anak pertama.
Tapi kadang alih-alih mau mencoba mengerti ketidaknyamanannya, kita mementingkan diri sendiri ingin dimengerti bahwa kita lah yg paling ribet, paling rempong, paling capek ngurusin bayi dan ngurusin dia yang masih batita.
***
Padahal dia sering ikut berjoget menghibur adiknya agar tertawa.
Padahal dia belajar berbicara berbisik agar adiknya tidak terbangun.
Padahal dia, tempat kita belajar pertama sebagai orangtua.
***
Gapapa kita sama-sama belajar ya Nak.
Ibu belajar lebih bersabar.
Kamu belajar berbagi waktu, kasih sayang atau sekedar berbagi mainan.
Tunggu ya sampai adik bisa jalan.
Kalian akan bermain bersama.
Berlarian bersama.
Berebut mainan lebih heboh pastinya, hehee..
Sudah peluk anak pertama hari ini, Bu?
Salam,
Mak Emil
Ditulis oleh Fahmi Aviani Larasati
Haiiiii... Apa kabar hari ini ?
Sekarang saya mau mereview aplikasi yang rutin saya pakai untuk screenshot layar.
Dalam penggunaan smartphone sehari-hari, kegiatan screenshot selalu menjadi salah satu rutinitas ya..
Kalo terus menerus menggunakan tombol, kan sayang ya kalo nanti mengurangi masa pakai tombol hape kita.
Hari ini saya akan mereview salah satu apps favorit saya untuk mendapatkan gambar kece tapi gratis.
Gambar kece yang seperti apa ?
Gambar icon, background, aneka elements grafis, dan yang pasti foto pro berkualitas tinggi.
Dan ini gratis!
Gambar kece sangat dibutuhkan untuk konten blog atau postingan sosmed.
Apalagi bila dikombinasikan dengan sedikit sentuhan design tambahan. Cucok.
Perlu diperhatikan bahwa kita tidak boleh asal unduh gambar lalu upload sesuka hati.
Apalagi untuk kepentingan komersial kita.
Perhatikan dari mana kita mendapatkan konten.
Apakah si empunya memperbolehkan nya untuk digunakan, untuk kepentingan personal saja, atau diizinkan untuk keperluan komersil.
Kadang ada yang memberi lisensi personal dengan syarat tertentu.
Nah, biasanya saya langganan download gambar di app ini.
Yaitu :
Berikut ini mari kita bedah...
Layar utama ⬆️
Geser layar kiri ⬆️
Ada gambar Editor's choice.
Geser layar kanan ⬆️
Ada pilihan kategori gambar.
Misalnya kita pilih kategori "Nature"
Klik saja.
Kita akan masuk ke laman yang berisi banyak foto siap download.
Klik salah satu.
Misalnya ini ⬆️
Ini profil pengunggah foto ⬆️
Icon ini ⬆️ ketika diklik akan muncul pop up informasi mengenai foto.
Seperti ini ⬆️
Lalu yang ini ⬆️
Icon untuk mengunduh foto.
Kita klik.
Akan muncul pilihan ukuran foto.
Ini salah satu yang sangat kece. Kita jadi bisa pilih mau gambar kecil atau besar.
Kalo saya sih biasa suka donlot yang besar, supaya bening dan ga pecah ketika mau digunakan untuk lain-lain.
Kalo hanya untuk diupload ulang, biasanya yang ukuran sedang saja.
Lanjut.
Klik ukuran yang dipilih.
Proses download.
Bisa juga langsung search gambar dari layar utama.
Hal lain yang saya suka adalah aplikasi ini gratis dan tidak ada iklan. Clean 💕
Demikian.
Semoga bermanfaat.
💕












































